FORMAT PENULISAN ILMIAH LENGKAP UNIVERSITAS NEGERI
Sabtu, 15 Oktober 2016
Add Comment
Oke men..
kali ini gua akan membagikan sebuah tulisan kepada kalian. yaitu tentang Penulisan ilmiah , yang berbentuk sebuah makalah. ini adalah salah satu tugas makalah yang pernah gua kerjakan dulu. daripada nganggur basi kan mending gua share aja . :D
kali ini gua akan membagikan sebuah tulisan kepada kalian. yaitu tentang Penulisan ilmiah , yang berbentuk sebuah makalah. ini adalah salah satu tugas makalah yang pernah gua kerjakan dulu. daripada nganggur basi kan mending gua share aja . :D
oke langsung saja
PENULISAN KUTIPAN
Pengutipan berasal dari kata kutip turunan dari kata mengutip yang berarti mengambil mengambil perkataan atau kalimat dari buku dan sebagainya, memetik karangan dan sebagainya, mengumpulkan dari berbagai macam sumber. Sedangkan kutipan dalam bidang linguistik berarti pengambilan satu kalimat atau lebih karya tulis lain untuk tujuan ilustrasi atau untuk memperkokoh argumen dalam tulisan sendiri (KBBI, 1991:584). Dengan demikian pengutipan dapat diartikan sebagai proses, cara mengutip sebuah/beberapa pendapat dari sumber lain digunakan unuk mendukung data dari sebuh tulisan.
Mengutip pendapat orang lain dalam sebuah tulisan merupakan hal yang wajar. Sering klai konsep, pendapat, serta teori – teori yang bersumber dari pihak lain menjadi inspirasi bahkan menjadi dasar dari tulisan yang dibuat, sehingga kehadiranya dapat dipertentangkan, diuraikan, dibasa, dikritik, bahkan dijadikan sebagai acuan untuk menentukan atau merumuskan suatu konsep baru dengan adanya kutikan, sebuah tulisan akan terkait dengan tulisan lain sehingga keberadaan sebuh tulian lebih bersifat objektif (yang termasuk salah satu ciri – ciri karya ilmiah) dan terhindar dari pendapat – pendapat pribadi yang bersifat subjektif.
Namun, dalam mengutip diharapkan penulis mengutip pendapat orang lain hanya seperlunya saja. Dengan demikian dalam sebuah tulisan hindari mengutip yang berlebihan sehingga tulisan tidak lebih dari sebuah jiplakan belaka. Selain itu pengutip harus bertanggung jawab penuh terhadap ketepatan dan ketelitian apa yang di kutip, sehingga tulisan dapat di pertanggung jawabkan secara moral kepada pembaca maupun kepada pihak yang membuat sumber kutipan.
Memilih bahan yang dikutip sangatlah penting dalam membuat sebuah tulisan yang baik. Artinya, ada pertanyaan – pertanyaan tertentu yang layak dan tidak layak untuk dikutip. Biasanya yang layak dikutip berupa konsep, pendapat, serta teori – teori yang sudah diakui secara umum kebersamaannya, sehingga bahan – bahan yang dikutip dapat dijadikan sebagai landasan teori, sebagai penjelasan, serta berbagai penguat pendapat yang dikemukakan penulis (Akhaidah, dkk 1999:182)
dengan demikian, argumentasi penulis terhadap isi tulisan nya.
Jenis kutipan
Secara umum, kutipan kutipan dapat dibagi menjadi dua,yakni kutipan langsung dan kutipan tidak langsung.Kutipan langsung
Kutipan langsung adalah pernyatan yang ditulis sesuai dengan kalimat aslinya tanpa mengalami perubahan sedikitpun . bahkan dalam proses pengutipan harus sesuai dengan sumber asli yang dirujuk, termasuk bagaimana ejaannya, tanda bacanya, serta hal-hal lain yang ada dalam sumber aslinya.
Namun yang perlu diingat bahwa kutipan langsung merupakan pendapat asli dari orang lain yang tidak dapat dimodifikasi atau diubah oleh penulis. Oleh karena itu, agar sebuah tulisan ilmiah lebih menceminkan sebuah kariya keilmuan yang menggambarkan pemikiran penulis, maka disarankan agar sebuah karya tulis meminimalkan kutipan langsung. Pemunculan terlalubanyak kutipan langsung mencerminkan penulis bukanlah seorang penulis yang kritis dan kreatif. Adanya upaya untuk memenuhi target kuantitas tulisan sering terlihat apabila ssebuah tulisan terlalu banyak menyugukan kutipan – kutipan langsung, apa lagi sumber yang dekutip terlalu panjang dan tidak terseleksi dengan baik. Dengan demikian, agar sebuah tulisan tidakhanya terlihat sebagai sebuah koleksi kumpulan pendapat orang lain dan tidak menujukan intelektuallitas seorang penulis. Maka kutipan langsung harus seleksi secra baiik dan benar, dibatasi setidaknya cukup 30 % dari semua jumplah kutipan yang ada.
Kutipan langsung harus dijaga keasliannya. Hal – hal yang lazimnya diajaga dalam kutipan lungsung dapat berrupa
rumus – rumus peraturan – peraturan hukum, udang – udang, anggaran dasar,anggaran dasar rumah tangga,dan lain sebagainya, pribahasa, sanjak,dialog drama landasan piran yang tiap diyatakan dalam kata – kata yang sudah pasti statemen ilmiah ayat - ayat dari kitab suci sehingga layak untuk di jadikan sebuahkutipan langsung.
Kutipan langsung terdiri dua jenis yakni
"kutipan langsung panjang dan kutipan langsung pendek."
"kutipan langsung panjang dan kutipan langsung pendek."
Kutipan langsung panjang lebih dari 40 kata atau lebih dari 3 baris ketikan dan aturan penulisan nya sebagai berikut:
- Teks diketik dalam spasi tunggal
- Teks kutipan tidak dimasukan dalam teks, tetapi ditempatkan pada tempat tersendiri
- Pengetikan dibuat menjorok ke dalam teks dengan ketentuan lima ketukan dari garis tepi sebelah kiri.
- Tidak diapit dengan tanda petik
- Sumber kutipan berupa nama pengarang, tahun terbit, serta halaman dari sumber rujukan tidak dimasukan dalam sumber teks kutipan
Contoh:
Kutipan langsung panjang
Simbol yang tergantung pada tujuan mulia ataupun sakral dari benda itu Seperti yang dikemukakan oleh Ricoeur (1988:2),
It is an the work of interoretation that this philosophy discovers the multiple modalities of dependence of the self-its dependence on desire glimpsed in an archaelogy of the subject, its dependence on the sacred glimpsed in its eschatology. It is by developing on archaeology, and eschatology that reflection suppreses it self as reflections
It is an the work of interoretation that this philosophy discovers the multiple modalities of dependence of the self-its dependence on desire glimpsed in an archaelogy of the subject, its dependence on the sacred glimpsed in its eschatology. It is by developing on archaeology, and eschatology that reflection suppreses it self as reflections
Kutipan langsung pendek adalah kutipan yang kurang dari 40 kata atau kurang dari tiga baris. Kutipan ini dapat ditulis integral dalam teks. Ketentuan penulisannya sebagai berikut:
- Ditulis dalam teks dengan mengikuti jarak spasi teks yang diikuti.
- Diapit dengan tanda titik
- Sumber kutipandapat diletakan diawal atau dibelakang. Peletakan sumber kutipan diawal yaitu nama sumber diluar tanda kurung, tahun terbit dan nomer halaman diletakan didalam kurung. Bila sumber kutipan ada dibelakang, nama, tahun, dan halaman sumber diketik dalam kurung.
Contoh:
Kutipan langsung pendek (sumber kutipan berada diawal)
Kutipan langsung pendek (sumber kutipan berada diawal)
Penganalisisan data ditujukan untuk mengupayakan pemahaman pembaca terhadap hakikat penelitian yang dilakukan. Hal ini sesuai dengan pernyataan bodgan dan biglen (1982:145) yang berbunyi, “Analisis data adalah proses sistematis dalam mencari dan menata transkripsi wawancara, catatan – catatan lapangan, dan bahan – bahan lainya yang berhasil dikumpulkan demi meningkatkan pemahaman anda dan memudahkan untuk mengomunikasikan temuan penelitian anda kepada pihak lain”.
Kutipan langsung pendek (sumber diakhir)
Mengenai pemakaian bahasa logika, senada dengan pemakaian yang ber bunyi “ pemakaian alat bahasa seperti kata, kalimat secara tepat sehingga setiap kata mempunyai satu fungsi saja dan setiap kalimat hanya memiliki keadaan satu factual saja” (wicoyo,1997:7)
Kutipan tidak langsung
Kutipan tidak langsung adalah kutipan yang dimodifikasi oleh si penulis (pengarang). Kutipan tidak langsung sangat diutamakan dalam penulisan karya ilmiah karna lebih menunjukan tingkat intelektual dari seorang penulis itu sendiri.dalam kutipan ini ada upaya menulis kutipan orang lain dalam bahasa sendiri, bahkan bisa mengubah bahasa asing menjadi bahasa penulis (bahasa indonesia)
Kutipan tidak langsung hendaknya ditulis secara singkat dan hanya pokok – pokok bahasan serta simpulan dari teks kutipan. Usahakan penulisannya tidak lebih dari satu paragraf. Ada dua macam kutipan tidak langsung, yaitu kutipan tidak langsung panjang dan kutipan tidak langsung pendek
Kutipan tidak langsung panjang ketentuannya sebagai berikut:
Tulis sumber kutipan terlebih dahulu (tanpa tahun dan nomor halaman), kemudian tulis sumber kutipan diakhir kalimat di dalam tanda kurung ( nama pengarang, tahun penerbitan, nomor halaman)
Tidak di tulis dalam tanda petik Ketentuan spasi, margin sam dengan teks lainnya dalam tulisan itu.
Contoh:
Wujud penalaran ilmiah dan pelaksanaannya sesuai dengan pikiran Shurter dan Pierce yang menyatakan bahwa penalaran induksi merupakan proses penalaran untuk menarik suatu prinsip atau sikap yang berlaku umum dan suatu sikap yang bersifat khusus berdasarkan atas fakta – fakta khusus. Penalaran induktif mungkin merupakan generalisasi, analog atau hubungan klasual. Generalisasi adalah proses penalaran berdasarkan pengamatan atas sejumlah gejala dengan sifat – sifat tertentu untuk menarik simpulan mengenai semua atau sebagian dari gejala serupa itu. Di dalam analogi, inferensi tentang kebenaran suatu gejala khusus ditarik berdasarkan kebenaran gejala khusus yang bersamaan. Hubungan kausal adalah hubungan ketergantungan antara hubungan yang memiliki ketergantungan dengan gejala pola sebab – akibat, akibat – sebab, atau akibat – akibat. (Shurter and Pierce, 1997:8)
Kutipan tidak langsung pendek adalah kutipan yang hanya terdiri atas satu paragraf, bahkan hanya beberapa kalimat saja. Ketenteuannya adalah sebagai berikut:
- Ditulis integral di dalam teks
- Tidak memakai tanda petik
- Sumber kutipan bisa diletakan di awal dan di akhir. jika sumber kutipan di tulis diawal nama sumber diletakan di luar tanda kurung, tahun terbit dan nomor halaman diletakan di dalam kurung. Jika sumber di letakan di belakang kutipan maka nama tahun terbit dan nomor halaman diletakan di dalam kurung.
- Jika pengarangnya dua orang yang ditulis hanya nama akhir pengarang pertama dan nama awal pengarang kedua
- Jika pengarang nya lebih dari dua orang cukup menulis nama akhir pengarang pertama lalu diikuti tanda koma lalu (dkk)
- Jika yang dijadikan sumber kutipan berasal dari kutipan lain juga maka penulisannya nama pengarang diikuti dengan sumber asli lalu diikuti dengan kata “dalam” dilanjutkan dengan sumber rujukan, tahun dan nomor halaman
- Jika kutipan berasal lebih dari satu sumber maka semua sumber harus ditulis nama pengarang, koma tahun terbit dan nomor halaman di dalam kurung, dilanjutkan dengan titik koma ( ; ) dan seterusnya sumber berikutnya
Contoh:
Kutipan tidak langsung pendek (sumber kutipan diawal teks)
Sumber kutipan ditulis oleh satu pengarang
Pemahaman manusia terhadap simbol – simbil yang di gunakan membutuhkan manusia untuk berfikir jernih dalam merumuskan simbol. Cassirer (1979:31-32) membedakan tanda dengan simbol karena keduanya dianggap dalam bidang pembahasan yang berbeda. Tanda adalah bagian dari dunua fisik, sedangkan simbol adalah bagian dari dunia makna duniawi
Sumber kutipan ditulis oleh dua pengarang
Boglan dan Biglen (1982) mengatakan bahwa bentuk data yang dikumpulkan dalam penelitian kualitatif bersifat deskriptif dan reflektif. Dalam penelitian ini data penelitian yang digunakan adalah data deskriptif karena data penelitian di deskripsikan dengan apa adanya
Sumber kutipan ditulis lebih dari dua penulis
Sebagai hiburan, randaikerap kali digunakan untuk acara adat istiadat dan perhelatan (kenduri) hal ini ditegaskan oleh Esten, dkk. (1981:115) yang menyatakan bahwa randai adalah bagian dari acara – acara kegembiraan, perhelatan maupun acara – acara lainnya dalam masyarakat minangkabau
Contoh: kutipan langsung pendek sumber terletak diakhir teks
Sumber kutipan ditulis oleh dua orang
mengatakan bahwa bentuk data yang dikumpulkan dalam penelitian kualitatif bersifat deskriptif dan reflektif. Dalam penelitian ini data penelitian yang digunakan adalah data deskriptif karena data penelitian di deskripsikan dengan apa adanya (Boglan dan Biglen, 1982)
Sumber kutipan ditulis oleh satu pengarang
Pemahaman manusia terhadap simbol – simbil yang di gunakan membutuhkan manusia untuk berfikir jernih dalam merumuskan simbol. Casirer membedakan tanda dengan simbol karena keduanya dianggap dalam bidang pembahasan yang berbeda. Tanda adalah bagian dari dunua fisik, sedangkan simbol adalah bagian dari dunia makna duniawi (Cassirer,1979:31-32)
Daftar rujukan
Rujukan berarti bahan sumber yang dipakai untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut; acuan; referensi (KBBI, 1991:850). Rujukan merupakan sekumpulan sumber informasi dari media cetak atau elektronik yang digunakan untuk mendapatkan keterangan lebih banyak dari sebuah rujukan. Berdasarkan daftar rujukan pembaca bisa memperdalam ilmu pengetahuannya dan mengetahui seberapa banyak rujukan yang digunakan oleh buku tersebut untuk melengkapi sebuah tulisan.
Ada beberapa sumber yang digunakan untuk sumber rujukan yaitu:
- Buku
- Indikator yang ada adalah sebagai berikut
- Nama pengarang
- Tahun terbit
- Judul rujukan
- Nama kota tempat publikasi
- Nama lembaga penerbitnya
- Kelima indikator tersebut harus ditulis secara berurutan. Berikut adalah ketentuan penulisannya:
- INDIKATOR
- KETENTUAN
- Nama pengarang
- Ditulis diawal dan diakhiri dengan tanda titik
- Nama pengarang ditulis terbalik yaitu nama belakang pengarang ditulis dahulundiikuti dengan tanda koma lalu nama depan
- Tanpa diikuti title atau gelar apapun
- Diperbolehkan menyingkat nama
- Bila jumlah pengarang dua orang, keduanya harus dicantumkan dan nama pengarang harus ditulis terbalik semua
- Jika jumlah pengarang lebih dari dua orang maka cukup pengarang pertama lalu diikuti dengan tanda koma dan dkk
- Jika terdapat lebih dari satu sumber rujukan yang ditulis oleh pengarang yang sama maka disetiap daftar rujukan harus ditulis lengkap dengan menggunakan nama pengarang
- Jika pengarang merupakan editor atau penyunting maka sesudah nama pengarang ditambahi dengan kata ‘Eds’ atau ‘penyunting’ didalam kurung
- Tahun terbit
- Ditulis sesudah nama pengrang dan diakhiri dengan tanda titik
- Jika ada dua rujukan dengan nama pengarang dan tahun terbit yang sama maka diberi pembeda dengan huruf dibelakang tahun
- Jika tidak deketahui tahun terbit dalam sebuah rujukan maka ditulis dengan ‘tanpa tahun’
- Judul sumber
- Ditulis setelah tahun terbit diakhiri dengan tanda titik
- Ditulis dengan cetak miring atau garis bawah
- Anak judul ditulis setelah judul sumber dan dibatasi oleh titk dua
- Judul artikel, skripsi, laporan penelitian (semua sumber kecuali buku ditulis dengan tanda petik)
- Keterangan yang menyertai judul ditulis setelah judul sumber diakhiri dengan tanda titik. Jika karya terjemahan di tulis nama penerjemahnya
- Jika judul berasal dari sebuah artikel di majalah atau yang lainnya maka ditulis diantara tanda petik dilanjutkan dengan pengarang , nama media tempat artikel itu dibuat diakhiri dengan tanda titik
- Kota tempat diterbitkan
- Ditulis setelah judul diakhiri dengan titik dua
- Nama lembaga
- Ditulis setelah nama kota diakhiri dengan tanda titk
Catatan: Jika nama pengarang memiliki marga atau nama keluarga harus ditulis tanpa terbalik
Contohnya sebagai berikut:
Liem swie king → Liem swie king
Lie tie gwan → Lie tie gwan
Muhammad bin Yusuf → Muhammad bin Yusuf
Lie tie gwan → Lie tie gwan
Muhammad bin Yusuf → Muhammad bin Yusuf
Beberapa contoh daftar rujukan:
DAFTAR RUJUKAN
KETERANGAN
Effendy. 2003. Teori VSEPR dan Kepolaran Molekul. Malang:Bayumedia.
Alatas, Syed Hussen. 1988. Intelektual Masyarakat Berkembang. Jakarta:LP3ES.
Nama pengarang asli : Syed hussen alatas
Nama pengarang asli : Syed hussen alatas
Wardani, I.G.A.K. dkk. 2002. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Universitas Terbuka.
Menyingkat nama pengarang , pengarang jumlahnya lebih dari dua orang
Menyingkat nama pengarang , pengarang jumlahnya lebih dari dua orang
Catatan:
Ada beberapa gaya yang dapat dilakukan dalam penulisan daftar rujukan
Gaya bidang humoniora : pemakaian tanda baca sesuai dengan pedoman EYD. Tahun terbit diletakan di belakang
Contoh :
Effendy, S. Panduan Berbahasa Indonesia dengan Baik dan Benar. Cetakan pertama. Jakarta: Pustaka jaya, 1995.
Ada beberapa gaya yang dapat dilakukan dalam penulisan daftar rujukan
Gaya bidang humoniora : pemakaian tanda baca sesuai dengan pedoman EYD. Tahun terbit diletakan di belakang
Contoh :
Effendy, S. Panduan Berbahasa Indonesia dengan Baik dan Benar. Cetakan pertama. Jakarta: Pustaka jaya, 1995.
Gaya bidang sains : tahun terbit diletakan di belakang pengarang, huruf kapital hanya dipakai di awal judul sumber
Contoh :
Effendy, S. 1995. Panduan berbahasa indonesia dengan baik dan benar. Cetakan pertama. Jakarta: pustaka jaya.
Contoh :
Effendy, S. 1995. Panduan berbahasa indonesia dengan baik dan benar. Cetakan pertama. Jakarta: pustaka jaya.
Pemilihan gaya daftar pustaka harus konsisten. Hendaknya penulisan daftar pustaka tidak digunakan secara bervariasi dalam satu daftar pustaka.
Rujukan dari koran atau majalah
Hal – hal yang harus diperhatikan adalah
Nama pengarang ditulis di awal, diikuti tanggal, bulan dan tahun terbitjudul artikel ditulis dengan huruf biasa dengan huruf kapital disetiap kata kecuali kata tugas.
Nama majalah ditulis dengan huruf kecil kecuali huruf pertama di setiap kata memakai huruf kapital dan dicetak miring. Nomor halaman di tulis dibelakang.
Judul artikel ditulis dengan tanda petik.
Contoh:
Ahmad, M. 17 Agustus, 2005. “Interprestasi Proklamasi”. Dalam Kompas, halaman . 8 . (boleh ditambahi tahun pemuatan).
Rujukan dokumen resmi pemerintah dan suatu lembaga
Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 1990. Pedoman Penulisan Laporan Penelitian. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Rujukan dokumen resmi pemerintah dan suatu lembaga
Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 1990. Pedoman Penulisan Laporan Penelitian. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Rujukan dari internet
Rujukan dari internet yang merupakan karya individu
Nama pengarang ditulis seperti aturan bahan cetak, diikuti tahun, judul artikel, nama jurnal (dicetak miring) dengan di beri keterangan dalam kurung (Online), volume atau nomor, diakhiri dengan alamat sumber rujukan dengan disertai tulisan pengaksesan dalam tanda kurung
Contoh:
Graham, J.L. 2000. A Survey of LES Online Journals, 1999 -2000: Learning.
Analysis, (Online),
(http://journal.ed.learn.mu.uk/analysis/analysis.html, diakses 15 agustus 2015)
Graham, J.L. 2000. A Survey of LES Online Journals, 1999 -2000: Learning.
Analysis, (Online),
(http://journal.ed.learn.mu.uk/analysis/analysis.html, diakses 15 agustus 2015)
Rujukan dari internet berupa artikel atau jurnal
Nama aturan ditulis seperti aturan bahan cetak, diikuti tanggal, bulan , tahun, topik bahan diskusi (dicetak miring) diberi keterangan dalam kurung (Online), volume atau nomor, diakhiri dengan alamat sumber rujukan dengan disertai tulisan pengaksesan dalam tanda kurung
Contoh:
Hanafi, Hasan. 1997. Kepribadian Ganda. Journal psikologi, (Online) , Jilid 2, no. 6 , (Http://www.surabaya.ac.id, diakses 20 juni 2015)
Rujukan dari internet berupa bahan diskusi
Nama pengarang ditu;is seperti bahan cetak, diikuti tanggal, bulan, tahun, topik bahan diskusi (dicetak miring) dengan diberi keterangan dalam tanda kurung (online), kemudian diakhiri dengan alamat e-mail sumber rujukan serta waktu pengaksesan ditulis diantar tanda kurung.
Contoh:
David, E. 10 Desember 1994. Summary of Citing internet Sites. EDUCATION Discussion List, (Online), (NETTRAIN@ubvm.cc.buffalo.edu, diakses 28 Desember 1994)
Nama pengarang ditu;is seperti bahan cetak, diikuti tanggal, bulan, tahun, topik bahan diskusi (dicetak miring) dengan diberi keterangan dalam tanda kurung (online), kemudian diakhiri dengan alamat e-mail sumber rujukan serta waktu pengaksesan ditulis diantar tanda kurung.
Contoh:
David, E. 10 Desember 1994. Summary of Citing internet Sites. EDUCATION Discussion List, (Online), (NETTRAIN@ubvm.cc.buffalo.edu, diakses 28 Desember 1994)
Rujukan dari internet berupa e-mail pribadi
Diawali dengan nama pengirim (jika ada) diikuti keterangan dalam kurung alamat e-mail pengirim, kemudian tanggal, bulan, tahun, dan topik isi badan dicetak miring , lalu nama yang dikirimi email disertai alamat e-mail ditulis dibelakang kurung.Contoh:
Aliyah, S. (unesa-sby@indo.net.id). 01 januariv2005. Artikel Untuk JPN. E-mail Kepada Yusuf abidin (muhammadyusufabidin23@gmail.com).
Catatan kaki
Catatan kaki adalah keterangan pada margin bawah halaman buku yang menunjukan keterangan mengenai rujukan, kata, dan ungkapan di dalam teks untuk menambah refrensi dalam naskah pokok. Biasanya dicetak dengan huruf lebih kecil dibandingkan huruf di dalam teks tersebut.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu:
- Catatan kaki adalah pemberi keterangan bersifat umum atau berasal dari sumber lisan. Maksud penulisannya yang tidak dimasukan dalam uraian adalah agar perhatian pembaca tidak beralih pada pokok bahasan
- Bisa diletakan di bawah halaman atau pada akhir tulisan
- Nomor catatan kaki diletakan diakhir pernyataan ditulis naik seteah spasi
- Jika lebih dua baris ditulis satu spasi
- Penulisanya dimulai nama akhir pengaarang,judul rujukan,kota,pererbit,tahun,dan nomor halaman
- Singkatan – singkatan pada catatan kaki yang dipahami adalah sebagai berikut:
- Ibid. (singkatan dari ibidium,yang artinya sama dengan yang disebutkan diatas) digunakan untuk catatan kaki yang sunbernya sama dengan catatan kaki yang sama dengan di atasnnya tanpa diselingi oleh perujukan sumber lain. Huruf pertama ditulis dengan huruf kapital, kemudian diikuti dengan tanda titik , tanda koma ,kemudian nomor halaman.
- Op.cit (singkatan dari opere citato yng artinya adalah karangan yang telah dikutip) jika yang dirujuk berada pada halaman berbeda, diikuti nomor halaman yang berbeda
- Loc.cit (singkatan dari loco citato yang artiny pad tempat yang dikutip) jika merujuk karya yang telah dirujuk sebelumnya dan telah diselingi oleh sumber yang lain.
Kaelan.filsafat Bahasa. Yogyakarta: Paragdigma. 1998. Hal 8.
Ibid
(artinya, rujukan nomor 2 merujuk halaman yang sama dengan rujukan nomor 1).
Catatan kaki bisa di tempatkan di setiap akhir halaman atau dikumpulkan di setian akhir artikel, bab. Setiap entri pada catatn kaki diberi nomor urut berangka arab (cetak atas) sesuai yang tercntum pada subjek yang dirujuk didalam naskah karangan.
Berikut adalah contoh entri pada catatan kaki.
1Bamban Kaswanti Purwo, Deiksis dalam Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka, 1984: 12.
Ibid
(artinya, rujukan nomor 2 merujuk halaman yang sama dengan rujukan nomor 1).
Catatan kaki bisa di tempatkan di setiap akhir halaman atau dikumpulkan di setian akhir artikel, bab. Setiap entri pada catatn kaki diberi nomor urut berangka arab (cetak atas) sesuai yang tercntum pada subjek yang dirujuk didalam naskah karangan.
Berikut adalah contoh entri pada catatan kaki.
1Bamban Kaswanti Purwo, Deiksis dalam Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka, 1984: 12.
Didalam pedoman umum EYD tanda baca pemisah antar unsur daftar pustaka adalah tanda koma, sedangkan keterangan penerbitan diapit dengan tanda kurung
Contoh:
Contoh:
4Umar Junus, Kaidah dan Latihan pemakaian Bahasa Indonesia. (djakarta: Bhratara, 1967) halaman 35.
\
0 Response to "FORMAT PENULISAN ILMIAH LENGKAP UNIVERSITAS NEGERI"
Posting Komentar